gambar dari sini
Hatiku nelangsa dalam alir samudera terkelam
Terbayang resah
Ku geram
Gertakan hanya mencekik kata
Sedang dia masih tertawa
Tergaris sebuah tanya pada palung pikirku
Namun jawabnya merantau kemudian terikat
Tak memberi gerak
Hanya menyudutkanku
Masihkah ada belenggu?
Sementara waktu hampir berlalu
Ingatkanku pada nelangsa ini
Membuatku tahu kau tak abadi

