Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2013

Sweet Revenge

Diposting oleh Suci Mine di Selasa, Juli 02, 2013 17 komentar
gambar dari sini

Di balik senyum manismu, kau memusuhiku, seakan semua hal baik yang terjadi padaku tidak membuatmu senang
Meski kau tidak bilang, aku tahu, Dear, jadi, berhentilah menutup-nutupinya
Akan kubalas semua hal keji yang kau lakukan padaku
Ketika kau kau menceritaiku di belakang tentang ketidakmampuanku, kubalas dengan membuatkanmu sebuah program komputer yang menjadi tugas besar di salah satu matakuliah kita
Ketika kau mencerca seminar proposalku –mengabaikan banyaknya peserta yang membludak di ruanganku dan tepuk tangan riuh rendah yang mengakhiri penjelasanku dan setiap argumen yang kulontarkan pada penguji yang bertanya tentang sistem yang akan kubuat, kubalas dengan memberikan dukungan kepada seminar proposalmu dengan memanggil beberapa temanku untuk ikut meramaikan
Jika menurutmu aku pendendam, yes I am, Dear...


Rabu, 05 Juni 2013

In A Relationship

Diposting oleh Suci Mine di Rabu, Juni 05, 2013 14 komentar

gambar dari sini 

Aku percaya, dalam setiap hubungan yang melibatkan dua orang yang berlawanan jenis dan sudah melewati batas enam bulan pertama dan terus bertahan, rasa suka itu akan berubah menjadi sebuah komitmen. Hanya diperlukan komunikasi dan kepercayaan untuk membentuk kekuatan dari komitmen itu. Dan itu sungguh tidak mudah.
Seberapa kuat komitmen itu, tergantung dari komunikasi dan kepercayaan yang terjalin dalam suatu hubungan…
Dan lagi-lagi, sahabatku yang satu ini, sebut saja namanya Luna, curhat tentang hubungannya dengan seorang laki-laki yang sebut saja Edgar –keren nggak tuh namanya >.<.
Luna dan Edgar ini pacaran sudah hampir dua tahun, tapi mereka selalu saja bertengkar. Bertengkar yang selalu membuat Luna melukai dirinya sendiri, entah itu dengan gunting, silet, atau benda tajam lainnya, bahkan ia pernah memberitahuku kalau ia ingin bunuh diri. *Apa-apaan ini!!!*
Aku sudah sering bilang pada Luna, setelah membaca blognya Mbak Annesya, kalau pacaran itu seharusnya lebih banyak bahagianya daripada sedihnya, nah dia sedih terus, nangis terus, jarang sekali mendengarnya cerita tentang hal-hal membahagiakan yang pernah dilakukan Edgar untuknya.
Pernah suatu hari, Edgar minta putus sama Luna di saat Luna lagi sakit, ya saya sebagai sahabatnya yang saat itu tidak tahu kalau Edgar minta putus dan fokus menjaga Luna langsung menelepon Edgar dengan harapan Edgar dapat membantu mengantar Luna ke rumah sakit. Tapi Edgar tidak mengangkat teleponku. Dan sms darinya bikin syok tingkat akut, “Jangan campuri hubunganku dengan Luna kalau kau tidak mau saya hancurkan.”
O-My… sinting tuh orang! Tapi demi menjaga perasaan Luna aku tidak memberitahukannya tentang sms itu.
“Dia itu kalau datang baiknya Suci, jadi baik sekali,” ucap Luna setiap kali aku memasang tampang benci pada Edgar.
“Iya, kalau datang jahatnya juga, jadi jahat sekali!” Dumelku.
Saya tidak tahu apapun tentang apa yang dipikirkan Luna saat ini, tapi kalau aku jadi dia, aku tidak akan tahan. Apa aku belum bilang kalau Edgar pernah menyatakan cinta kepada sahabat Luna yang lain, tapi dia tidak mau mengakuinya sampai Luna mencari tahu sendiri kebenarannya bahwa Edgar memang pernah menyatakan cinta? Oh ya, aku juga lupa bilang kalau Edgar pernah bertemu dengan mantannya dan membawa mantannya itu ke kos-kosan temannya –hanya Tuhan yang tahu apa yang mereka lakukan di kosan kosong itu- saat ia masih pacaran dengan Luna.
Lagi-lagi, aku tidak tahu alasan Luna mempertahankan laki-laki itu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Me and Mine Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea