Tampilkan postingan dengan label Sister Another Mother. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sister Another Mother. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juli 2013

A Lil Bit Cynical

Diposting oleh Suci Mine di Jumat, Juli 12, 2013 28 komentar
gambar dari sini


Saya    : Coba deh, sekali-sekali, kalau kamu stres, kamu nggak usah melukai dirimu sendiri, tapi makan yang banyak, supaya kamu gendutan dikit,  nih badan kamu udah kayak tripleks.
Maya   : Pengennya sih gitu, tapi di kosan cuma ada gunting atau silet, nggak ada makanan.
Saya    : Masalahnya Luna, kalau kamu terus melukai dirimu sendiri seperti itu, pas nikah dan suami kamu liat badan kamu yang penuh bekas luka seperti ini nanti dia bilang, “Sayang, kejahatan apa yang kamu bikin sewaktu muda?” atau “Sayang, dulu kamu preman ya?” Mau bagaimana pun, laki-laki tetap suka perempuan yang bening.
Maya   : Saya kan cuma mau menikah dengan Edgar, nanti kalau dia tanya gitu, aku bilang aja ini luka gara-gara dia yang sudah bikin aku sakit hati.
Dan, saya cuma bisa mengucapkan “aamiin” dalam hati. Mudah-mudahan kamu bisa bahagia ya Luna ^_^
Maaf akhir-akhir ini aku sering sinis, tapi bukan kamu doang sih yang jadi korban kesinisan aku, Dewi juga jadi korban, gara-gara baru sebulan pacaran dia udah diputusin sama pacarnya dan setiap menit Dewi selalu curhat betapa dia mencintai dan masih ingin melanjutkan hubungan pacarannya sampai tua. Yang bikin Dongkol, Dewi tahu kalau laki-laki itu menyelingkuhinya dengan tiga wanita (katanya sih teman tapi mesra doang, ya sama saja, toh mereka mesra-mesraan), tapi tetap menangisinya, menanti smsnya. Kalau dia tidak membalas sms, Dewi langsung curhat tentang ini-itu, dan kalau aku bersikap sinis, Dewi marah, katanya mantan pacarnya tidak sejahat itu. Huft!
Dewi    : Kak, sakitnya hatiku, Dia jadian sama cewek yang jadi vokalis di bandnya.
Saya    : Itu kan, sudah kubilang kalau dia bukan cowok baik-baik. Katanya masih sayang, katanya kau terlalu baik buat saya, katanya kau bisa mendapatkan cowok yang lebih baik dari saya. Dia bilang itu semua karena ada orang lain yang dia suka.
Dewi    : Kak Suci…
Saya    : Jangan mengharapkan dia lagi!
Dewi    : Aku galauu…
Hhh… Apapun yang saya bilang, Dewi tetap tidak akan mendengarkannya, Luna juga, toh di dalam hati mereka cuma nama cowok itu seorang.
Tuhan, tidak bisakah, setidaknya saya menemukan laki-laki yang baik luar-dalam? Saya ingin percaya bahwa tidak semua cowok jahat di luaran sana. Dan saya juga tidak ingin menjadi sinis…

Rabu, 05 Juni 2013

In A Relationship

Diposting oleh Suci Mine di Rabu, Juni 05, 2013 14 komentar

gambar dari sini 

Aku percaya, dalam setiap hubungan yang melibatkan dua orang yang berlawanan jenis dan sudah melewati batas enam bulan pertama dan terus bertahan, rasa suka itu akan berubah menjadi sebuah komitmen. Hanya diperlukan komunikasi dan kepercayaan untuk membentuk kekuatan dari komitmen itu. Dan itu sungguh tidak mudah.
Seberapa kuat komitmen itu, tergantung dari komunikasi dan kepercayaan yang terjalin dalam suatu hubungan…
Dan lagi-lagi, sahabatku yang satu ini, sebut saja namanya Luna, curhat tentang hubungannya dengan seorang laki-laki yang sebut saja Edgar –keren nggak tuh namanya >.<.
Luna dan Edgar ini pacaran sudah hampir dua tahun, tapi mereka selalu saja bertengkar. Bertengkar yang selalu membuat Luna melukai dirinya sendiri, entah itu dengan gunting, silet, atau benda tajam lainnya, bahkan ia pernah memberitahuku kalau ia ingin bunuh diri. *Apa-apaan ini!!!*
Aku sudah sering bilang pada Luna, setelah membaca blognya Mbak Annesya, kalau pacaran itu seharusnya lebih banyak bahagianya daripada sedihnya, nah dia sedih terus, nangis terus, jarang sekali mendengarnya cerita tentang hal-hal membahagiakan yang pernah dilakukan Edgar untuknya.
Pernah suatu hari, Edgar minta putus sama Luna di saat Luna lagi sakit, ya saya sebagai sahabatnya yang saat itu tidak tahu kalau Edgar minta putus dan fokus menjaga Luna langsung menelepon Edgar dengan harapan Edgar dapat membantu mengantar Luna ke rumah sakit. Tapi Edgar tidak mengangkat teleponku. Dan sms darinya bikin syok tingkat akut, “Jangan campuri hubunganku dengan Luna kalau kau tidak mau saya hancurkan.”
O-My… sinting tuh orang! Tapi demi menjaga perasaan Luna aku tidak memberitahukannya tentang sms itu.
“Dia itu kalau datang baiknya Suci, jadi baik sekali,” ucap Luna setiap kali aku memasang tampang benci pada Edgar.
“Iya, kalau datang jahatnya juga, jadi jahat sekali!” Dumelku.
Saya tidak tahu apapun tentang apa yang dipikirkan Luna saat ini, tapi kalau aku jadi dia, aku tidak akan tahan. Apa aku belum bilang kalau Edgar pernah menyatakan cinta kepada sahabat Luna yang lain, tapi dia tidak mau mengakuinya sampai Luna mencari tahu sendiri kebenarannya bahwa Edgar memang pernah menyatakan cinta? Oh ya, aku juga lupa bilang kalau Edgar pernah bertemu dengan mantannya dan membawa mantannya itu ke kos-kosan temannya –hanya Tuhan yang tahu apa yang mereka lakukan di kosan kosong itu- saat ia masih pacaran dengan Luna.
Lagi-lagi, aku tidak tahu alasan Luna mempertahankan laki-laki itu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Me and Mine Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea