![]() |
| gambar dari sini |
Sebenarnya aku sedang galau tingkat dewa. Di tengah-tengah
proses pengerjaan skripsi, Mbak Annesya, iya Annesya yang itu, yang seksi itu,
ngadain giveaway mau bagi-bagi novel terbarunya, Maya Maia, novel yang pengen aku beli sebagai hadiah buat diriku
sendiri kalau berhasil menyelesaikan skripsi, di-acc pembimbing, lalu ujian
meja.
Galau antara mau nulis alasan aku pengen baca novel Maya Maia atau ngerjain skripsi yang direvisi mulu sama pembimbing.
Galau antara mau beli novel Maya Maia dengan resiko mengeluarkan kartu kredit *ciah… gayanya*
atau ikutan giveaway ini dengan keuntungan kalau menang dapat novelnya gratis
plus tanda tangan penulisnya.
Juga galau karena aku nggak punya akun twitter dan kalau mau
ikut harus bikin akun twitter yang katanya mbak Nes hanya memakan waktu lima
menitan, tapi berhubung koneksi modem aku slow motion, mungkin bisa sampai lima
jam-an yang berarti mengurangi waktuku untuk mengerjakan revisi skripsi dan
memperbaiki source code program Android
yang kubuat.
Kalau mau ditelaah lebih dalam, waktuku sangatlah sempit
bahkan tidur pun tidak sempat, tapi aku akan merasa rugi kalau tidak ikutan
giveaway ini karena aku pengen banget baca novel Maya Maia, novel yang kunanti-nantikan rilisnya. Apalagi penulisnya
salah satu penulis idolaku, yang cara menulisnya membuat candu.
Ketika Mbak Nes selesai menulis X di blognya, “rasa” dari cerita
fiksi itu masih membekas, aku bahkan masih termenung-menung lama memandangi
halaman terakhir X. Dan aku ingin merasakan “rasa yang membekas” itu juga saat
membaca Maya Maia.
Itu sih alasan terbesar kenapa aku pengen pake banget baca Maya Maia, selain dari covernya yang
biru-putih, warna kesukaan aku, sehingga membuatku merasa bahwa novel itu
diterbitkan khusus untuk aku *jiaahh*. Dari tagline-nya,
karena aku bukan termasuk orang yang percaya dengan kebetulan. Juga karena aku
lagi bokek berat ngeprint skripsi yang direvisi mulu, direvisi lagi, direvisi
terus. Hehehe ^_^
Dan untuk alasan itu, aku akan membuat akun twitter,
menyisihkan beberapa menit waktuku menjauhi penatnya ngerjain skripsi (dan ternyata akun itu langsung di-suspended, nggak tau juga kenapa bisa *fiuh*), dan
berharap bisa meramaikan giveaway ini, syukur-syukur bisa menang.
![]() |
| gambar dari sini |
Kan kalau aku menang, aku bisa memberikan hadiah yang lebih w.o.w
bagi diriku sendiri di seventeen my age now karena novel yang pengen aku beli
untuk me-refresh otak dari hal-hal yang membuat kontroversi hati karena pembimbing
yang melakukan konspirasi revisi skripsi bisa kudapatkan gratis plus
ditandatangani sama mbak Nes langsung sehingga labil ekonomi yang kujalani
akhir-akhir ini tidak mempersuram kehidupanku di masa mendatang.
Tulisan di atas kesannya lebay gimana gitu yak... ya sudahlah, emang judulnya pengen menarik belas kasih para juri buat menangin akyu. hehehe... Mbak Nes, maaf ya, salah satu peserta giveaway-mu ini emang
lagi galau. Sukses buat novelnya^_^
Mau sarjana itu menyenangkan, tapi susah dijalanin...
*curcol*


