Senin, 27 Februari 2012

Aku Tidak Tega

Diposting oleh Suci Mine di Senin, Februari 27, 2012
gambar dari sini


Aku bingung, dewi bingung, nunu bingung, mama bingung, papa bingung, tinggal adik cowokku restu yang nggak bingung karena lagi tidur siang.
Well, kita semua bingung gimana cara masak ikan lele yang masih hidup itu?
Okelah kalau ikan lele itu sudah mati dan siap dibersihkan isi perutnya. Tapi dia masih hidup, masih bergerak lincah, berenang kesana-kemari, kalau membunuhnya untuk menjadi santapan merupakan kenangan penuh traumatis di kepalaku.
“Gimana cara membunuhnya?” Tanyaku.
Kata ayah, “Pukul saja kepalanya, biar mati.”
Oke, ide itu keluar dari mulut ayah, padahal ayah sendiri ogah memukul kepala ikan lele itu. Ayah malah menyuruh mama yang melakukannya.
“Kamu saja deh Nu, cekik lele itu atau bekap mulutnya,” saranku asal-asalan.
Sampai akhirnya restu bangun, dan dialah yang diberikan titah untuk membunuh sang ikan lele agar bisa menjadi makan malam keluargaku. Fiuh…
Entahlah, rasanya nggak pengen makan lele itu. masalahnya, aku melihat lele itu masih hidup sebelum digoreng sama mama. huhuhuhu -_- 

aku tidak tega Tuhan...

11 komentar:

Nhinis mengatakan...

Masya Allah, iya bener mba, jadi gak tega makannya...

Liyaa Mf mengatakan...

Kalau nggak tega, hukumnya terus nggak boleh dimakan. Ikan lele kan sedapp! Aku selalu beli di pasar minta penjualnya yang membunuh ikan itu. Jadi di rumah tinggal memasaknya. Hehe.

Btw, cara bunuhnya letak ikan itu dalam baldi, then masukkan garam. Nanti ikan2nya mungkin mati. Okeyy! Heeeee

-ka mengatakan...

haha...
gak tega yaa.
hayoo pilih laper atau bunuh lelenya??pilih mana?
=D

Susu Segar mengatakan...

haduuuuuhhh . . . kirain ngebahas yanga da di tong ntu. . . . malah ngebahas lele. . . lelenya sapa si. . ???

Della mengatakan...

Aku juga selama ini minta disiangin langsung di tukang ikan. Waktu itu pernah nyoba nyiangin cumi sendiri, abis dipotel kepalanya, langsung ilang selera. Abis itu kalau mau makan cumi, mending beli jadi aja, hihihihi..

de hoppus mengatakan...

yaduh...di mau bunuh lele saja satu keluarga pada hembring amat...

Annesya mengatakan...

lele lele lele...
kayaknya aku sudah komentarin postingan ini deh suci... tapi kok ga ada ya???

Mine and Me mengatakan...

@ Nhinis : iya, pasti kebayang deh adegan bunuh lele berkelebat di kepalaku #eeeaaa

@ Liyaa : iya, kalau aku nggak liat proses membunuhnya sih nggak apa2 mbak,,, aku makan jg... aku kan pemakan segala :P

@ -ka : pilih menu makanan yang lain...^_^

@ susu segar : lele aku toh mas... masa lelenya tetangga... hihihi :P

@ Della : setujuuuuu

@ de hoppus : ya, kalau nggak hidup tuh lele nggak hembring begini jg lah ^_^

@ Annesya : ah, nggak ada tuh mbak... mbak mungkin lg mimpi waktu ngomentari postingan aku ini... hihihi :P

fardelynhacky mengatakan...

Aku penggemar ikan lele lho sist
Suka banget dimasak dengan bumbu Aceh
Cuma ya itu, aku juga gak pernah berani mukul ikan lele. Bukan gak tega, tapi gak berani aja. Pas lelenya melompat, aku ikut-ikutan melompat, hehee...
Tapi kan, ikan lele, emang diproses selalgi hidup. Kalau udah mati, dagingnya gak enak lagi. Itu sebabnya ikan lele dijual selalu dalam keadaan hidup

Ulfah mengatakan...

Kasihan ikannya :( Untungnya saya bukan penyuka masakan ikan lele, soalnya saya nggak kuat ngeliat kumisnya :D

cacacut mengatakan...

dirumah suamiku ada kolam ikan yang akhirnya diisi lele sungguh sejak saat itu aku ga suka memakan nya lagi :p

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Me and Mine Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea